Skip to content

Sejarah Ponpes Al-Akrom

Pondok Pesantren Al-Akrom didirikan pada tahun 2003 oleh KH. Moh. Imam Al-Mukromin, M.Ag, sebagai wujud pelaksanaan dawuh dan amanah dari para guru serta masyayikh beliau. Cikal bakal pesantren ini bermula sangat sederhana—hanya dari enam santri yang ikut belajar dan tinggal di rumah beliau, yang saat itu masih berdinding kayu dan anyaman bambu. 

Meski fasilitas terbatas, semangat mengajar dan membina para santri tidak pernah surut. Dari rumah kecil itu, kegiatan mengaji Al-Qur’an, tahsin, tahfidz, dan kajian kitab mulai tumbuh dan menarik minat masyarakat sekitar.

Seiring waktu, semakin banyak santri yang datang menimba ilmu. Mayoritas dari mereka berasal dari keluarga dhu’afa dan yatim, sehingga Pondok Pesantren Al-Akrom hadir bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai rumah kedua yang memberikan bimbingan, perhatian, dan pengasuhan penuh kasih. 

Dengan bertambahnya santri, KH. Moh. Imam Al-Mukromin kemudian membangun bangunan pondok yang lebih layak dan bertahap mengembangkan sarana pendidikan.

Tonggak penting perkembangan pesantren terjadi pada tahun 2019, ketika Yayasan Al-Akrom mendirikan SMPQT Al-Akrom, sebuah lembaga pendidikan formal berbasis tahfidz dan pesantren untuk memfasilitasi kebutuhan santri serta masyarakat akan pendidikan yang terpadu antara ilmu agama dan umum.

Dengan perjalanan yang bermula dari kesederhanaan, Pondok Pesantren Al-Akrom kini tumbuh menjadi lembaga pendidikan Islam yang terus berkembang, berdaya, dan membawa manfaat besar bagi masyarakat, tanpa meninggalkan ruh keikhlasan, ketawadhuan, serta pelayanan terhadap umat—khususnya kaum dhu’afa dan yatama.

Upaya pengembangan berlanjut hingga tahun 2025, dengan berdirinya MAQT Al-Akrom sebagai jenjang pendidikan lanjutan untuk mencetak generasi Qur’ani yang lebih matang, berilmu, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Pesantren ini tetap berkomitmen melanjutkan visi perjuangan untuk membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cerdas, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.